This is featured post 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan

Dalam Tiga Dekade, Wajah Bumi Berubah Drastis

1 komentar


AP Jumeira Palm Island di Dubai
SainsCommunity'12 — Google merilis animasi yang menunjukkan perubahan drastis wajah Bumi dalam tiga dekade. Animasi dibuat berdasarkan data satelit Landsat, bekerja sama dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Badan Geologi AS (USGS), dan TIME.

"Hari ini, kita membuka kemungkinan bagi Anda untuk kembali ke masa lalu dan mendapatkan perspektif sejarah bagaimana tentang perubahan Bumi dari masa ke masa," kata Rebecca Moore, manager rekayasa Google, seperti dikutip Daily Mail, Minggu (12/5/2013).

"Bekerja sama dengan USGS, NASA, dan TIME, kami merilis citra Bumi lebih dari seperempat abad yang diambil dari antariksa, untuk kali pertama dikompilasi dalam format time-lapse interaktif. Kami percaya ini ialah citra perubahan Bumi paling lengkap yang bisa dinikmati publik," tambahnya.

Citra pertama menyuguhkan perubahan yang terjadi di Dubai. Pada tahun 1984, wilayah pantai Dubai masih alami. Namun, seiring pengembangan wilayah, kini ada pulau artifisial bernama Pulau Palem di kawasan pantainya. Tampak, wilayah sekitar pantai juga mengalami perkembangan properti pesat.

Dubai

Citra lain menyuguhkan gambaran yang memprihatinkan tentang kondisi Gletser Columbia di Alaska. Es terus menyusut. Di citra lain lagi, disuguhkan perubahan pada gurun-gurun di Arab Saudi yang kini teririgasi oleh air dari lapisan akuifer.


Columbia

Saudi Arabia

Deforestasi menjadi gambaran lain yang disuguhkan. Animasi Google menunjukkan bahwa wilayah hutan Amazon semakin menyusut akibat pembangunan jalan, penebangan, dan konversi hutan menjadi lahan pertanian.

Brazil
Animasi Google juga menunjukkan mengeringnya Danau Urmia di Iran. Pemerintah Iran menunjuk perubahan iklim sebagai penyebabnya. Sementara itu, kritikus Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa mengeringnya danau adalah akibat pembangunan dam.


Lake Urmia

Terakhir, animasi Google juga menunjukkan apa yang terjadi di kota-kota besar dunia. Google mengambil contoh Las Vegas. Animasi menyuguhkan gambaran ledakan populasi manusia dan dampaknya pada perubahan wajah kota.


Las Vegas

Animasi mulai digarap tahun 2009 saat Google bekerja sama dengan USGS. Google memilih citra terbaik dari 2.068.467 gambar hasil pencitraan Landsat yang kapasitas totalnya mencapai 909 terabit.

Pihak Google mengungkapkan, animasi yang dirilis tidak hanya mengagumkan. Diharapkan, animasi bisa membuat manusia berpikir tentang apa yang akan terjadi pada Bumi, bagaimana manusia hidup di masa depan, dan apa langkah yang harus dilakukan. 

Sumber: KOMPAS.com

Memasak Hamburger

0 komentar



Hamburger lebih cepat matang jika dipanggang di atas alat pemanggang dengan api sedang daripada dengan api besar. Apa pendapatmu ?


Hamburger matang lebih cepat jika bagian luarnya tidak gosong, yang bisanya terjadi jika hamburger dimasak dengan nyala api besar di atas alat pemanggang. Daging gosong yang ada di bagian luar hamburger merupakan konduktor panas yang buruk, sehingga daging bagian dalam memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai suhu yang dibutuhkan. pengalaman membuktikan : Hamburger yang dimasak lambat akan lebih cepat matang.

 

Sumber: For Science

Pesona Kawah Ijen Banyuwangi

1 komentar

Gunung Ijen atau lebih di kenal dengan Kawah Ijen, adalah salah satu gunung yang masih aktif sampai sekarang. Memiliki ketinggian 2.443 m dari atas permukaan laut, berdinding kaldera setinggi 300 - 500 m dan telah 4 kali meletus di tahun 1796, 1817, 1913 dan 1936.
www.belantaraindonesia.org

Ijen merupakan satu komplek gunung berapi yang terdiri dari kawah gunung Ijen dan dataran tingginya. Kawasan ini terletak di tiga kabupaten yaitu Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi. Di kawasan gunung berapi ini terdapat pertambangan belerang, dimana mengindikasikan gunung ini masih aktif dan beraktifitas.

Saat berada di kawasan Kawah Ijen, pengunjung bisa menyaksikan para penambang yang sibuk membawa tumpukan belerang di punggung mereka, menyusuri jalan yang curam dan dipenuhi oleh gas beracun yang berbahaya.
www.belantaraindonesia.org
Kawah Ijen merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar.. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok.

Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan memiliki kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia.
www.belantaraindonesia.org

Bagi mereka yang suka akan petualangan, untuk mencapai Gunung Ijen bisa di akses dari dua arah yaitu, dari utara dan dari selatan. Dari utara, bisa di tempuh melalui Situbondo menuju Sempol ( Bondowoso ) lewat Wonosari dan dilajutkan ke Paltuding.
www.belantaraindonesia.org

Jarak Situbondo ke Paltuding sekitar 93 Km dan dapat ditemput sekitar 2,5 jam. Dari arah selatan, bisa dilalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak 15 Km.
www.belantaraindonesia.org

Dari Licin menuju Paltuding berjarak 18 Km dan diteruskan menggunakan Jeep atau mobil berat lainnya sekitar 6 Km sebelum ke Paltuding. Ini dikarenakan jalan yang berkelok dan menanjak

Sumber: mahmoud rofi'ie's blog

Metafora Materi

0 komentar

Sebagaimana yang dikemukakan fisika abad ke-20, sifat dasar ruang dan materi makin lama makin kabur. Para Fisikawan abad ke-18 dan ke-19 menjelaskan semua fenomena alam dalam terminologi gerak materi di dalam ruang. Bintang-bintang bergerak di dalam galaksi, planet-planet di dalam sistem tata surya, atom-atom di dalam objek dan elektron di dalam atom. Substansi atau materi terdiri dari partikel-partikel kecil yang tidak dapat dijangkau lagi yang menempati ruang dan bergerak di dalam ruang tersebut.
Ruang itu sendiri, terpisah dan berbeda dari materi, hampa, tetap dan mutlak yang merupakan panggung terbuka di mana partikel-partikel materi melakukan tarian fenomenanya. Tetapi dengan teori-teorinya, Einstein selamanya telah mengaburkan perbedaan nyata antara ruang dan materi. Dalam Teori Relativitas, ruang berubah-ubah serta bervariasi dan geometri-nya ekuivalen dengan materi. Sementara dari pandangan Teori Kuantum, elektron-elektron digambarkan dengan menggunakan wave functions, yang tidak merupakan getaran dari materi tetapi suatu media matematika informasi yang sama sekali abstrak. Gagasan sebelumnya bahwa materi dianggap sebagai substansi telah berubah menjadi sebagai pure stuff dan nonsense. Perubahan ide-ide mengenai ruang dan materi di dalam fisika mengakibatkan evolusi luar biasa mengenai metafora.

Secara Harfiah dan Metafora

Ide mengenai metafora tampaknya tidak mempunyai tempat di dalam buku-buku Ilmu Fisika. Pada pengertiannya yang paling sederhana, metafora menunjuk pada pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan ataupun perbandingan. Penyair dan seniman sangat menyadari bahwa metafora adalah alat utama kreatifitas. Manusia sukar berfikir tanpa menggunakan analogi, perbandingan dan metafora dan metafora sangat umum digunakan di dalam sains tanpa disadari. Gagasan mengenai alam semesta atau tubuh manusia dipersamakan dengan mesin sementara otak dianggap sebagai komputer telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari. Bahkan konsep-konsep fisik mendasar seperti ruang, waktu, materi maupun angka mempunyai karakter metafora yang sangat penting.
Dengan mengatakan lengkungan ruang sebagai medan gravitasi, tidak dapat sangkal sebagai suatu metafora. Beberapa fisikawan dapat mengemukakan bahwa perbandingan ini menggambarkan ekuivalen matematis yang tepat. Ruang yang melengkung dan gravitasi adalah satu dan sama dalam persamaan relativitas. Metafora adalah suatu konsep ilmu bahasa (linguistik) yang tidak mempunyai tempat di dalam matematika. Tetapi jika ruang dan gravitasi adalah satu dan sama, mengapa kita harus mempersamakan keduanya? Persamaan menyiratkan ke-ekuivalen-an antara dua materi yang berbeda sementara relasi antara dua benda yang berbeda adalah apa yang dinamakan sebagai metafora. Persamaan matematika dengan efektif berfungsi sebagai metafora. Jika kita mencoba untuk memisahkan arti kata (semantik) dari matematik, maka kita tidak akan pernah dapat menafsirkan suatu persamaan ataupun suatu teori matematik. Sebagaimana halnya di dalam matematika, bahasa adalah hal yang sangat penting untuk mempraktekkan dan memajukan Ilmu Fisika.
Perbedaan nyata antara pengungkapan secara harfiah dan metafora, bahkan di dalam sains, tidak mungkin diperoleh. Esensi bagi seorang fisikawan dapat merupakan racun bagi fisikawan lainnya. Walaupun jika kita dapat memisahkan persamaan matematika dari semua muatan metafora, masih tidak mungkin kita dapat mendiskusikan, memberitakan dan, yang paling penting, menemukan sains tanpa menggunakan metafora. Semua kegiatan kreatif menerapkan penggunaan metafora. Ketidakjelasan pengungkatan harfiah dan metafora yang merupakan ciri pemikiran pemikiran abad pertengahan sebagian besar telah disangkal dan ditolak para era sains modern. Tetapi teori relativitas mengenai ruang-waktu dan teori kuantum telah mengembalikan matafora kepada suatu peranan sentral di dalam kasanah sains abad ke-20-an.

Materi sebagai Unsur Dasar

Ide mengenai kesatuan-kesatuan atau partikel-partikel yang tidak dapat dijangkau lagi sebagai unsur-unsur dasar suatu materi sudah dimulai sejak masa Yunani Kuno yaitu pada masa Democritus. Kata atom berasal dari istilah Yunani yang berarti tidak dapat dibagi. Pada awal bangkitnya era sains modern adalah Descartes sebagai pendukung utama akan ide bahwa bergeraknya suatu partikel merupakan dasar semua fenomena. Meskipun Newton menolak banyak rincian upaya Descartes ini, tetapi Newton tetap mempertahankan ide dasar dari mekanika partikel. Pada akhir abad ke-19, semua fenomena materi dianggap berasal dari gerakan partikel dan dari gelombang elektromaknetik di dalam ruang.
Meskipun atom, electron, dan kemudian neutron serta proton dianggap sebagai unsur-unsur dasar di satu saat, sejarah fisika abad ke-20 adalah sejarah yang makin melihat lebih mendalam ke dalam materi dan penemuan partikel yang makin kecil sebagai unsur-unsur dasar materi. Atom "Yang Tidak Dapat Dibagi" jauh sebelumnya telah diuraikan menjadi elektron dan nukleus. Elektron secara menakjubkan tidak dapat dipecah walaupun dengan menggunakan alat pemecah atom yang paling kuat. Oleh karena elektron masih tetap tidak dapat terbagi lagi maka unsur ini menjadi unsur mendasar di kebanyakan teori-teori fisika saat ini. Tidak demikian halnya dengan nukleus. Elemen ini dapat dipecah lagi menjadi neutron, proton dan apa yang disebut sebagai hadron family. Neutron dan proton bukanlah partikel-partikel fundamental. Kedua partikel ini pada gilirannya terbuat dari partikel yang jauh lebih kecil yang disebut quarks yang merupakan partikel terkecil yang ditemukan terkini dan agaknya merupakan kandidat bagi partikiel-partikel subnuclear yang paling mendasr.
Meskipun dengan semua pembagian dan pemecahan ini, sedikitpun belum diketahui mengenai apa yang menjadi bahan terbentuknya partikel dasar. Elektron dan quarks adalah objek yang paling kecil dan paling fundamental yang dapat dideteksi (quark hanya dapat dideteksi secara tidak langsung). Quark menempati ruang yang ribuan kali lebih kecil dari neutron dan proton dan seratus juta kali lebih kecil dari atom. Hal ini berarti bahwa sampai pada skala yang paling kecil, dengan menggunakan particle accelerators, elektron dan quark masih tetap tidak dapat dibagi dan tidak mempunyai struktur internal. Jika elektron dan quark terbuat dari 'sesuatu yang lain' hal ini masih terlalu kecil untuk dapat melihatnya.
Dengan menggunakan skala terkecil pengukuran saat ini, elektron dan quarks dianggap sebagai point particle yaitu partikel-partikel yang tidak mempunyai ukuran. Saat ini gagasan mengenai point particle yaitu suatu materi yang sangat kecil yang tidak mempunyai ukuran ataupun sambungan di dalam ruang, telah lama merupakan suatu angan-angan yang berguna dalam fisika, suatu metafora. Sebagai suatu realitas fisik, ini adalah hal yang tidak mungkin. Bagaimana materi dapat tidak menempati ruang sama sekali? Untuk benar-benar menjadi suatu objek yang tidak dapat terjangkau, materi harus memiliki suatu kepadatan tidak berhingga yaitu suatu ketidakmungkinan fisik. Jika suatu materi dapat tidak menempati suatu ruang, kemudian mengapa sebagian besar materi ataupun seluruh alam semesta dapat tidak menempati suatu ruang?Mengapa materi sama sekali tidak menempati ruang? Cepat atau lambat, quark dan elektron akan menunjukkan ukuran dan strukturnya jika kita menghindar dari menjelaskan mengenai alam benda dalam terminologi ketidakmungkinan fisik. Sebagai suatu gagasan matafora, suatu point particle merupakan berkah bagi fisika; sebagai realitas, ini adalah suatu yang sangat memalukan.
Bahkan jika dapat dipecahkan masalah ukuran, materi dasar apakah yang membuat partikel-partikel dasar ini (apapun mereka sebenarnya)? Apakah ada substansi di dalam partikel-partikel tersebut? Seperti diketahui bahwa teori kuantum mendiskripsikan elektron dengan menggunakan terminologi wave function, yang bukanlah merupakan materi apalagi fisik. Teori Kuantum memberikan informasi kepada (hanya bersifat statistik) mengenai lokasi suatu elektron, tetapi teori kuantum sama sekali tidak mengemukakan mengenai apa yang kita temukan ini (jikapun kita cukup beruntung menemukannya) dan terbuat dari apa benda tersebut. Dalam hal ini teori kuantum terpaksa membisu.
Jadi, jika wave functions bukanlah materi, sekurang-kurangnya function ini adalah fungsi matematika. Apakah semua hal kemudian "terbuat" dari matematika? Apakah makna pernyataan ini? Dan apakah matematika lebih baik dari metafora sebagai flesh and blood alam semesta? Matematika, seperti metafora, adalah suatu kecerdikan dari hasil fikiran manusia. Kita kagum dan gembira dengan struktur matematika alam semesta. Agaknya, segala sesuatu, dimulai dari dari kosmos sampai pada quark, menampilkan struktur atau pola matematika. Tetapi jika alam semesta terbuat dari funsi matematika, apakah kemudian alam semesta suatu produk dari fikiran manusia?
Perhaps we go too far. (Or is it physics that goes too far?)
Jika kita tidak dapat mengetahui dari benda apa materi terbuat, dapatkan kita sekurang-kurangnya mengetahui kepadatan dan ketidakterjangkauannya? Peribahasa lama mengatakan bahwa anda tidak dapat meletakkan dua benda pada waktu dan tempat yang sama. Versi teori kuantum mengenai hal ini adalah the Pauli Exclusion Principle yang mengatakan bahwa dua elektron tidak dapat bersama-sama menempati keadaan kuantum yang sama di dalam suatu atom. Oleh karena itu kedua hal dari materi yaitu kepadatan dan ketidakdapatdimampatkannyalagi serta struktur periodik dari unsur-unsur kimia tergantung pada gagasan bahwa atom ataupun molekul atau elektron adalah tidakdapatdijangkaulagi. Tetapi jika materi atau eletron tidak terbuat dari suatu substansi atau materi dasar, maka apanya yang tidak dapat dijangkau?
Kita perlu berhati-hati. Ketidakterjangkauan materi bukanlah hanya berkaitan dengan materi dasar. Tetapi juga berhubungan dengan kekakuan yaitu yang menjaga materi dari kerobohan dan membuatnya dapat menempati sejumlah tertentu dari ruang. Ada kekuatan-kekuatan diantara atom-atom yang mengeratkannya di dalam suatu tempat dan juga menjaga mereka dari terlalu berdekatan. Kekuatan-kekuatan-kekuatan ini, yang disebut sebagai atraktif dan repulsif, adalah gaya elektromagnetik di dalam alam. Kombinasi kekuatan-kekuatan atraktif dan repulsif menjaga atom-atom di dalam materi padat agar tetap dalam jarak tertentu dari atom lainnya. Oleh karena itu bentuk, kekakuan dan sambungan suatu objek diterangkan dalam terminologi gaya-gaya antar atom dan antar molekul.
Walaupun demikian, dalam hal ini timbul masalah logika. Pada diskusi mengenai gravitasi di dalam teori relativitas, diakui bahwa gaya grativitasi tidak pernah diselidiki secara langsung. Untuk mengetahui keberadaan gaya tersebut maka dilakukan pendugaan terhadap gerakan planet-planet, penembakan ke udara dan jatuhnya batu-batuan ke bumi. Hipotesa-hipotesa mengenai gaya universal gravitasi memudahkan dalam menjelaskan berbagai fenomena akibat tingkah laku galaksi sampai prinsip-prinsip Archimedes mengenai terapungnya suatu benda. Kita tidak pernah benar-benar melihat gaya gravitasi yang hanya dapat diketahui dari “buahnya.” Kenyataan ini, bersama-sama dengan ketidakmungkinan memisahkan gravitasi dari accelaration merupakan kunci Einstein dalam menciptakan Teori Relativitas Umum.
Jadi materi-materi pada dasarnya tidak ada bedanya bagi gaya elektromagnetik. Gaya-gaya diselidiki dan diukur dengan melihat akibat-akibat yang ditimbulkannya.
Pada saat jarum kompas dibelokkan, hal ini dapat terjadi karena adanya hubungan rotasi jarum tersebut dengan gaya magnit atraksi bumi. Gaya magnit ini tidak pernah dapat dilihat atau secara langsung diselidiki, tetapi diketahui hanya dengan melihat akibat-akibat yang ditimbulkannya. Semua informasi mengenai karakter dan struktur medan magnet bumi adalah hasil dari suatu kesimpulan. Sama dengan hal tersebut, dapat dikenakan mengenai kekakuan, kepadatan dan ketidakterjangkauan materi kepada kepada gaya-gaya elektromagnetik yang tidak pernah secara langsung diobservasi. Di dalam sains, hal ini tidaklah merupakan suatu masalah, karena diasumsikannya keberadaan gaya-gaya elektromagnetik menjelaskan demikian banyaknya fenomena yang berbeda yang sukar untuk dianggap sebagai suatu asumsi.

Logika Materi

Walaupun demikian, dari sudut pandang logika, timbul suatu masalah. Untuk menyatakan bahwa gaya-gaya elektromagnetik menerangkan kekakuan materi dan oleh karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa keberadaan gaya-gaya ini dari kekakuan materi tersebut adalah suatu logical fallacy yaitu argumentasi yang berputar-putar.
Misalnya, kita dapat membuat kesimpulan adanya gaya-gaya elektromagnetik dari observasi elektron-elektron yang bertambrakan dan kemudian menggunakan gaya-gaya yang sama untuk “menjelaskan” kepadatan. Tetapi ada suatu hal yang melewati batas dalam hal ini yaitu menggunakan satu fenomena untuk menjelaskan fenomena lainnya, khususnya jika fenomena kedua menyangkut jutaan atom di dalam suatu interaksi yang jauh lebih rumit dari sekedar tambrakan antara dua elektron.
Lagipula, gaya-gaya yang diasumsikan untuk menjelaskan kekakuan materi selalu dihubungkan dengan materi itu sendiri, yang mana bentuk dan substansinya, seperti yang sudah kita ketahui, sama sekali masih misteri. Gaya-gaya dan materi saling berkaitan di dalam fisika. Kita tidak akan pernah mengetahui yang satu tanpa mengetahui yang lain. Untuk menjelaskan kekakuan materi dalam terminologi gaya-gaya internalnya adalah seperti mengatakan bahwa materi adalah padat karena materi memang padat. Gaya-gaya tersebut tidaklah secara langsung dapat diobservasi dan tidak akan pernah dapat dipisahkan dari materi itu sendiri. Gaya-gaya adalah kekayaan intrinsik materi itu sendiri. Keberadaan dan karakter materi sama membingungkannya dengan materi itu sendiri.
Kefanaan gaya-gaya sangat jelas di dalam teori relativitas. Di dalam teori ini, geometri menggantikan gravitasi. Setelah Einstein membuat teori yang lebih baik dan menyeluruh (yang tentunya juga menggunakan suatu asumsi), semua kesimpulan-kesimpulan yang diperoleh dari gerakan planet-planet dan benda-benda yang jatuh tidak dapat menyelamatkan gaya gravitasi. Jika pada tahun-tahun akhir hayatnya, Einstein berhasil me-geometri-kan gaya elektromagnetik electrom, seperti yang dilakukannya terhadap gravitasi, kita tidak akan pernah lagi membicarakan gaya elektromagnetik. Kuantum teori muncul dengan mendasarkan teori-teorinya pada gaya elektromagnetik. Elektrodinamika Kuantum dianggap sebagai teori yang paling akurat di dalam sejarah. Dan untuk sementara ini, gaya elektromagnetik masih tetap dianggap valid akan keberadaannya.
Pada akhirnya, bahkan jika gaya-gaya dapat ditempatkan pada suatu logika yang teguh, empiris, mendasar, gaya-gaya ini juga tidak akan dapat berbuat banyak. Gaya-gaya antar atom dan antar molekur sudah jelas tidak dapat menjelaskan elektron dan quark. Jika partikel-partikel dasar ini bukan points (yang mana suatu ketidakmungkinan fisik), jadi apa yang mengikat mereka bersama ataupun menjaga mereka dari kerobohan? Mengapa aliran eletrik suatu elektron tidak bergerak sendiri dan beterbangan? Jika diasumsikan ada gaya lainnya yang mengikat mereka, maka kita kembali kepada argumentasi yang berputar-putar. Gaya-gaya tidak lebih baik dalam menyelaskan kepadatan dan sambungan daripada deskripsi-deskripsi abstrak materi itu sendiri.
Mengenai materi, Fisika telah menghadiahkan kita dengan suatu deretan teori, model an metafora yang membingungkan yaitu materi Newtonian di dalam ruang, materi Einstein sebagai ruang, gravitasi sebagai acceleration, gravitasi sebagai geometry, partikel sebagai gelombang, gelombang sebagai partikel, wave function, distribusi probabilitas, dll. Perubahan pandangan mengenai materi yang bermula sebagai substansi, kemudian sebagai ruang, dan akhirnya sebagai abstraksi matematika atau informasi, menggambarkan evolusi luar biasa terjadap metafora. Konsep kita mengenai materi menjadi makin sangat halus (ethereal). Objek-objek sehari-hari seolah-olah menguap di depan mata (sekurang-kurangnya, mata hati kita). Di dalam Fisika, kita tidak lagi dapat membedakan antara ruang dan waktu.
Perubahan materi yang membingungkan ini menjadi ruang, geometry dan infomasi tidaklah unik bagi sains. In Platonic philosophy, kosmos itu sendiri adalah suatu organik secara keseluruhan, suatu makhluk hidup. Ruangnya seperti suatu kosmos ranah intelijen yang berkesadaran dan memiliki kearifan. Gerakan di ruang, perubahan dalam waktu, dan berfikir di dalam mind saling berhubungan dan saling terkait dalam suatu cara yang tidak dapat lagi kita fahami. Semua ini menggambarkan suatu metaphorical state of mind yang masih ada dalam medieval astrology tetapi kita tidak lagi mengalaminya sebagai suatu kebudayaan. Kita fikir kesadaran seperti itu sebagai hal primitif dan takhyul.
But aren't we begging the question?

Fisika

0 komentar

          Fisika (Bahasa Yunani: φυσικός (physikos), "alamiah", dan φύσις (physis), "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos.
Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika. Misalnya, kimia adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu fisika seperti mekanika kuantum, termodinamika, dan elektromagnetika.
             Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara fisika dan matematika adalah: fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara fisika dan matematika, yakni fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori teori fisika

Sejarah

Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. Teori tersebut banyak tergantung dari istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya, pemikir Yunani Archimedes menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar dari mekanik dan hidrostatik.
Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert. Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Filosofi Natural Prinsip Matematika, memberikan penjelasan yang jelas dan teori fisika yang sukses: Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber dari mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam eksperimen. Prinsipia juga memasukan beberapa teori dalam dinamika fluid. Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de Lagrange, William Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum Gravitas memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori fisika.
Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai bidang mekanika statistik. Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam panas, dan pada 1847 James Joule menyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk panasa juga dalam energi mekanika.
Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Ohm, dan lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.


Beberapa Kata kata bijak albert einstein (salah seorang ilmuwan fisika)

0 komentar

Albert einstein adalah seorang ilmuwan dunia yang berhasil embawa sebuah revolusi dalam ilmu pengetahuan yaitu dengan di cetuskanya “teori relativitas”
Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman, sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Ayahnya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi (wikipedia)
bakatnya untuk menjadi peneliti ternyata sudah ada saat umurnya 5 tahun yaitu ketika ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang “kosong” ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut, dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. pada jaman sekaran ini tentunya sudah banyak diketaui bahwa ruang kosong yang dimaksud kemungkinan besar adalah medan magnet itu sendiri, medan magnet inilah yang selalu menujukan ke arah urata dan selatan jarum kompas.
ternyata einstein menghasilkan banyak sekali kata mutiara (dalam bahasa ingeris biasa di sebut quotes) ada beberapa yang saya temukan ketika searching di internet mungkin bisa membantu rekan2 yang membutuhkan
Meski ia mengatakan, “Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran.” namun nama “Einstein” sangat identik dengan kata “Jenius”. Hampir tidak ada seorangpun yang menolak jika Einstein dikatakan sebagai prototipe manusia jenius. Berikut berbagai pemikiran dan pendapat sang maskot ilmuwan modern.
Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan
Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan
Aku Berpikir terus menerus berbulan bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.
Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)
Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.
Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.
Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuanLogika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.
Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikn aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.
Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antaramasa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.
Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.
Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.
Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.
Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.
Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.
It has become appallingly obvious that our technology has exceeded our humanity.
The secret to creativity is knowing how to hide your sources.
Rahasia kreatifitas adalah mengetahui bagaimana menyembunyikan sumber kreatifitas tersebut.
Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.
Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.
Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.
Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.
Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri.
Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang2
“PICIK”.
Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan,
maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru
Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini
adalah pajak penghasilan.
Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan.
Ada suatu lompatan dalam kesadaran,
sebutlah itu intuisi atau apapun namanya,
solusinya muncul begitu saja dan
kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.
Kebahagiaan dalam melihat dan
memahami merupakan anugerah
terindah alam.
Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita.
Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban.
Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.
Usaha pencarian kebenaran dan keindahan
merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita
untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.
Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk
suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang
bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan
alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.
tadi ane baca di komen, ada yg minta b.inggris nye, nih gan :
If you can’t explain it simply, you don’t understand it well enough.
In the middle of difficulty lies opportunity.
Di tengah kesulitan ada kesempatan.
True art is characterized by an irresistible urge in the creative artist.
We cannot solve our problems with the same thinking we used when we created them.
Kita tidak bisa menyelesaian suatu masalah dengan jalan berpikir yang sama ketika kita menemukan masalah tersebut.
demikian beberapa yang saya ambil
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1537848